Sleepy darlin’ will you wake up?
Fly away from your dreams
Come to my reality…
It’s better than anything you’ll ever dream
Wake up,
Darlin’ the sky is high
I know that you and I
Will want to paint rainbows in the sky
Lebih dari satu bulan yang lalu (agak telat sih) aku membaca artikel tentang dia, dan aku menonton video tentang dia yang diupload di akun Youtube pribadinya. Dalam video itu, Maudy menjadi pembicara dalam Forum Ekonomi Global (The regional Conference Evaluates the Millennium Development Goals and Looks to Creating a Foundation for the Post-2015), dan dia adalah peserta termuda disana. Jadi Maudy berdiri di depan banyak orang dewasa termasuk Bapak Presiden RI kita, dan dia berbicara tentang pembangunan dan pertumbuhan ekonomi terhadap kemiskinan. Tentu saja dia berbicara dalam bahasa Inggris karena pesertanya adalah para pemimpin Negara ASEAN. SubhanaLlah,dia baru berusia 18 tahun sudah berbicara tentang ekonomi global, padahal ketika aku masih seumurannya, seingatku hanya berbicara tentang sesuatu yang aku pikir banyak tidak pentingnya #tragiss...
Aku punya video lain yang diupload oleh kapanlagi, video ini adalah program kunjungan tim kapanlagi di kamar Maudy. Saat aku melihat kamar Maudy, aku pikir dia seperti gadis-gadis yang lainnya, memiliki banyak boneka dan rak buku, tapi di samping itu ternyata ada satu hal menarik yang mungkin tidak dimiliki oleh banyak gadis lain seumurannya, yaitu dia berlangganan majalah ekonomi dunia (secara gitu ya,, ini bacaan berat yg biasanya dibaca oleh orang-orang tua gitu). Yaah mungkin dia melakukannya karena ingin menjadi mahasiswa Ekonomi, jadi dia menambah pengetahuannya tentang Ekonomi dari majalah itu.
Maudy Ayunda juga memiliki hobi menulis. Saat usia 10 tahun Maudy pernah membuat buku kumpulan dongeng anak berjudul a Forest of Fables dan semua hasil penjualan bukunya disumbangkan untuk korban tsunami Aceh.

Hari mengejutkan tiba, Maudy diterima di 8 Universitas ternama di dunia, termasuk Universitas di Amerika Serikat, yaitu Brown Uneversity dan Columbia University. Pertama dia memilih Columbia, tapi pada beberapa waktu selanjutnya ada kabar mengejutkan lagi bahwa Maudy mengganti keputusannya untuk memilih kuliah di Oxford University. Keputusan ini ia ubah oleh karena beberapa alasan penting diantaranya jarak antara Indonesia-Inggris yang lebih dekat daripada Indonesia-AS, selain itu Oxford menduduki peringkat 2 sebagai universitas terbaik di dunia dan program kuliahnya hanya selama 3 tahun.
Kalian mau tahu jurusan apa yang akan diambil oleh Maudy?
Pasti tebakan kalian jurusan Ekonomi? Ya kan? (tapi yang ngaku Maudears pasti udah pada tahu nih)
Teretetetetet.... Maudy ternyata mengambil 3 jurusan sekaligus yaitu Ekonomi, Filosofi, dan Politik.
Dan katanya bulan Oktober nanti insyaaLlah dia akan berangkat ke Inggris.. (hikss, jadi sedih :'( )
Selain pintar dalam akademis, gadis penyuka Seafood dan mangga ini juga pintar berakting, bernyanyi, menulis lagu, dan bermain gitar (belajar otodidak) sama piano. (ni anak, gimana cara belajarnya sih, kok bisa semua hal, ckckck).
Meskipun tidak terlalu menguasai bahasa Indonesia tapi dia nasionalis banget loh, terbukti pas ada wawancara di radio Gen FM dia nyanyiin lagu “Satu Nusa Satu Bangsa” sambil bagiin bendera merah putih kecil ke maudears. Dia juga nyiptain lagu yang judulnya “Tetap Bersama”, menurutku ini liriknya bercerita tentang:
“kita sebagai warga negara yg berada pada satu wilayah, marilah kita bersatu dalam damai, janganlah saling bermusuhan hanya karna perbedaan yang kita miliki”
(just as long as we’re together, as long as we’re together, we’ll be fine, so let’s stay one).
Buat kalian yang belum tahu sama lagunya, aku sarankan langsung nyari lagunya deh. Lagunya beneran keren. Dan satu lagi yang bikin aku salut sama Maudy, dia pernah ditanya sama Deddy Corbuzier, inti pertanyaannya:
“Apa yg akan Anda berikan untuk Indonesia, jika Anda kuliah di luar negeri, bukankah Indonesia sangat membutuhkan anak muda berbakat seperti Anda?”
Dan teretetet jawabannya Maudy adalah:
“Objektif aku akan balik ke Indonesia setelah lulus kuliah nanti karna aku ingin membantu memperbaiki ekonomi Indonesia”..
(Semoga tercapai yaah...)Oh ya,, tau tidak, kenapa diatas tadi aku bilang Maudy tidak terlalu menguasai Bahasa Indonesia?
Ceritanya, suatu hari aku pernah lihat video rekaman wawancara Maudy di radio, nama acaranya “InspireCast”. Maudy ditanya, tentang:
“apa kiatnya untuk fokus dengan apa yang dia pegang?”
Dan saat itu juga aku tertawa gara-gara dengar jawaban Maudy “Kiat itu apa ya? Maaf bahasa Indonesiaku kurang bagus” . beneran lucu banget ekspresi Maudy saat itu.
Ini dia deretan film yang pernah dibintangi oleh Maudy:
- Untuk Rena (2006) as Rena
- Sang Pemimpi (film) (2009) as Zakiah Nurmala
- Rumah Tanpa Jendela (2011) as Andini
- Tendangan dari Langit (2011) as Indah
- Malaikat Tanpa Sayap (2012) as Mura
- Perahu Kertas (2012) as Kugy
- Perahu Kertas 2 (2012) as Kugy
(Album Panggil Aku)
- Tiba-Tiba Cinta Datang
- Panggil Aku Sayang
- Aku Atau Temanmu
- I Love You Tapi Bohong
- Tetap Bersama
- Kusimpan Dalam Mimpi
- Aku Percaya
- Ajari Aku Cinta
- Biar Kusimpan Rasa Ini
- First Love
- Perahu Kertas
- Tahu Diri
copyright by : Hevi Budi Lestari ( my twitter : @heavy92 )
yang mau copas harap menyertakan sumbernya ya guys, hargai tulisan saya dan \F/ Stay Freaky Maudears \F/
i'am proud of maudy ayunda,because he was great
ReplyDelete