Menikmati malam terakhir di kota Malang dengan kesendirian sebelum beranjak ke kota asal,
Perlahan ku daki tangga satu demi satu hingga ku temukan sebuah pintu pada ujungnya..
Ku buka pintu dengan pelan tak bersuara,
Ku pandangi langit yang mulai gelap gulita,
Seperti biasa, aku memulai bercengkerama dengan bintang yang seolah menatapku tajam,
Ku putar musik surga cinta yang mengalun merdu pada kedua telinga,
Angin pun berbisik mesra menyapa membangkitkan bulu roma,
Ia memintaku duduk untuk menikmati indahnya malam bersama awan dan bintang,
Sungguh tak pernah ku bayangkan betapa akan sangat ku rindukan tempat ini selama beberapa bulan ke depan,
Tempat dimana pertama kali aku menemukan kenyamanan saat masalah bertubi-tubi datang menyerang,
Dan inilah beberapa sajak yang ku utarakan pada bintang-bintang yang selalu mendengar curahan hatiku setiap kali aku datang,
Meskipun tak pernah aku dapat satupun jawaban dari mereka hingga sekarang,
No comments:
Post a Comment